CeritakuUlasan Buku dan Film

Seni Beberes Ala Konmari

The Life Changing Magic of Tidying Up

Sudahkah kamu beberes rumah hari ini? 

 

Aduh … dengar kata beberes saja rasanya malas dan melelahkan ya. Beberes identik dengan debu yang bertebaran, dengan kumpulan sampah dan barang yang harus dirapikan dan hal-hal lainnya yang membuat diri ini secara pribadi langsung malas bergerak jika mendengar kata beberes.

Itu adalah pikiran saya yang dulu sebelum membaca buku berjudul The Life Changing Magic of Tidying Up, buku best seller karangan Marie Kondo, wanita Jepang yang mengelola bisnis konsultan di bidang berbenah rumah. Satu bisnis yang sangat unik. Buku ini sudah terjual jutaan copy dan diterjemahkan dalam beberapa bahasa.

Melalui kegemarannya berbenah, Marie Kondo berhasil menciptakan satu metode berbenah efektif yang dinamai Konmari yang sudah mendunia sampai saat ini. Pada tahun 2015 dia akhirnya terpilih sebagai salah satu dari “100 tokoh paling berpengaruh” menurut majalah Time.

Metode Konmari berhasil membantu ribuan orang dalam memperbaiki cara berbenah. Metode ini bukan hanya efektif membuat rumah menjadi rapi, akan tetapi juga membantu orang-orang tersebut mengubah jalan hidup mereka. 

Melalui metode Konmari, saya juga mendapatkan cara pandang baru tentang berbenah. Berbenah adalah suatu cara untuk bersenang-senang. Dengan berbenah kita bisa mendalami perasaan dan mengenal diri kita lebih baik. Dengan berbenah kita akan semakin mencintai diri kita dan lebih banyak bersyukur.

Sekilas Tentang Metode Konmari

Metode Konmari adalah metode berbenah yang tidak melibatkan teori yang sulit. Secara garis besar Konmari hanya mengajarkan 2 tahapan dalam berbenah, yaitu Membuang dan Menyimpan

 

Membuang

Membuang ini bukan suatu istilah tapi memang suatu kenyataan sesuai dengan arti kata tersebut. Jika ingin beberes dengan benar dan tidak pernah kembali ke keadaan berantakan, lakukan proses membuang secara tuntas dan cepat. 

Ada beberapa tips saat proses membuang :

  1. Visualisasikan kondisi rumah yang kita inginkan.

Sebelum mulai membuang, kita harus memiliki gambaran secara jelas rumah impian yang diinginkan. Bayangkan dan rasakan kebahagian saat memiliki rumah dengan kondisi bersih dan rapi seperti pada majalah-majalah interior. 

  1. Keluarkan semua barang yang akan dibenahi. 

Dalam metode Konmari, berbenah dilakukan berdasarkan kategori, bukan tempat. Kategori itu terdiri dari pakaian, buku, kertas, komono (pernak-pernik) dan barang kenangan. 

Saat akan berbenah, kita harus mengeluarkan semua barang berdasarkan kategori tersebut. Jika ingin berhasil dalam berbenah dan melakukan dengan waktu yang lebih cepat, urutan kategori harus menjadi perhatian dan tidak ditukar. 

Setelah itu letakkan barang-barang sesuai kategorinya pada satu tempat. Dengan melakukan hal ini kita akan menyadari bahwa jumlah barang yang kita punya sangat banyak dan melebihi yang kita butuhkan.

  1. Sentuh satu persatu barang dan rasakan kegembiraan yang diberikan barang tersebut.

Metode Konmari tidak mengajarkan untuk membuang barang secara sembarangan, sehingga akhirnya menyisakan rasa penyesalan dan kehilangan. Sebelum membuang barang kita perlu melakukan proses pemilahan barang. 

Cara memilah adalah dengan menyentuh satu persatu barang yang ada di hadapan kita. Konmari menganggap bahwa barang-barang juga memiliki perasaan yang bisa tersalurkan kepada pemiliknya. Dengan menyentuh barang-barang tersebut intuisi kita akan tau apakah barang tersebut memberikan rasa bahagia dalam hati.

Simpanlah hanya barang-barang yang memberi kegembiraan dalam hidup kita.  

Menyimpan

Setelah membuang secara tuntas semua barang yang tidak memberikan kebahagian dalam hati, kini saatnya kita mengisi rumah dengan barang-barang yang membahagiakan. Tanpa kita sadari kehidupan akan berubah drastis dengan melakukan langkah kecil ini. 

Ada beberapa tips yang disarankan Konmari dalam proses menyimpan barang, yaitu sebagai berikut :

  1. Simpanlah semua barang dalam keadaan berdiri untuk menghemat tempat dan membuat lebih awet.
  2. Semua barang harus memiliki tempat penyimpanan masing-masing dan tidak tersebar di banyak tempat. Berikan satu tempat khusus untuk barang sesuai kategorinya.
  3. Lakukan penyimpanan dengan cara yang paling sederhana, sehingga barang mudah untuk disimpan kembali. 
  4. Hiasi lemari penyimpanan dengan barang-barang yang kita senangi.

Keajaiban Berbenah ala Konmari

Sesuai dengan judul buku ini, The Life Changing Magic of Tidying Up, maka membaca buku ini dan menerapkan ilmu di dalamnya mulai membawa perubahan dalam hidup saya. 

Saat ini saya sedang berbenah pakaian yang dimiliki. Dimulai dengan langkah-langkah yang sudah diajarkan oleh metode Konmari. Setelah melihat tumpukan pakaian yang ada, saya baru menyadari bahwa barang yang dimiliki melebihi apa yang dibutuhkan. Saya pun mulai memilahnya dan menyingkirkan pakaian-pakaian yang tidak dibutuhkan serta tidak membawa perasaan bahagia dalam diri.

Lemari yang terlihat kosong dan tersusun rapi membuat perasaan menjadi lebih baik saat ini. Proses berbenah saya masih terus berlanjut, dan ini merupakan satu upaya saya menuju perubahan kehidupan yang diimpikan. Doakan bisa lancar ya.

Kesimpulan saya setelah membaca buku ini dan mempraktekkannya. The Life Changing Magic of Tidying Up bukan hanya buku tentang cara merapikan rumah, namun buku ini mengajarkan lebih jauh tentang cara menelaah diri hingga menuju kehidupan yang didambakan.

 

Selamat membaca dan merasakan keajaibannya.

Terbaru dari Blog

 
error: Content is protected !!