Menemukan Kepingan Ide Yang Tertimbun

Photo by Aline Viana Prado on Pexels.com

Apakah ide itu?

Jika dilihat artinya di KBBI pengertian  Ide adalah rancangan yang tersusun di dalam pikiran; gagasan; cita-cita.

Dari pengertian tersebut dapat disimpulkan ide adalah sesuatu hal yang berbentuk pikiran atau gagasan yang berada di dalam kepala seorang penulis. Jika hal tersebut belum ada di dalam kepalanya maka belum bisa disebut ide.

Ide merupakan suatu berkah bagi seorang penulis. Cara penulis mengembangkan ide sehingga menarik hati pembaca bisa menjadi cikal bakal ciri khas atau identitas diri sang penulis.

Seringkali setelah membaca suatu tulisan saya berdecak kagum melihat kepiawaian para penulis menuangkan idenya sehingga menarik untuk dibaca dan yang paling luar biasa tulisan tersebut banyak membawa dampak besar perubahan positif dalam hidup saya. 

Saya sering bertanya-tanya bagaimana mereka bisa produktif melahirkan ide-ide yang brilian? Dan setelah itu saya mulai berkaca pada diri sendiri kok saya tidak bisa ya segampang itu menemukan ide? Ujung-ujungnya saya pun melabeli diri dengan kalimat “Saya tidak berbakat menulis.” 

Menemukan ide segar dalam tulisan merupakan salah satu momok bagi para penulis pemula seperti saya. Istilah writer’s block sering sekali digunakan  jika kehabisan ide menulis. Saya termasuk yang sering mengalami writer’s block ini. 

Saya sering membuat tulisan namun tidak pernah selesai karena di tengah tulisan sering ide awal yang sudah disusun tiba-tiba hilang dan muncul ide baru yang dirasa lebih baik. Saya pun tidak percaya diri melanjutkan tulisan awal yang setengah jadi, karena merasa sudah kehilangan ide dan malah memulai tulisan lain dengan ide yang baru. Ini terjadi berulang kali, sehingga mengakibatkan tak ada satupun tulisan yang selesai sempurna.

Saya tahu ada yang salah dengan metode yang dilakukan selama ini dalam menggali ide. Saya perlu mencoba metode baru. Salah satu langkah yang saya lakukan adalah bergabung dengan komunitas menulis seperti KLIP untuk belajar dari pengalaman para senior yang sepertinya tidak pernah kehilangan ide di tengah jalan.

Penggalian Ide Tulisan Yang Produktif

Langkah awal saya untuk bergabung dengan komunitas menulis, yaitu KLIP memang tidak salah. Disini saya menemukan dunia baru yang selama ini saya cari. Disini saya belajar banyak hal dari teman-teman luar biasa yang sangat produktif menghasilkan ide-ide brilian dalam tulisan. 

Beberapa hal yang saya pelajari untuk menemukan ide produktif dari para senior KLIP adalah sebagai berikut :

  1. Mengamati lingkungan sekitar dan menarik makna untuk setiap kejadian. 
  2. Selalu mencatat ide sekecil apa pun yang terlintas dalam pikiran karena suatu hari bisa dikembangkan menjadi tulisan.
  3. Berlatih setiap hari, karena latihan membuat kemajuan. Teori-teori tentang menulis yang diketahui tidak ada artinya jika tidak diaplikasikan dalam bentuk tulisan. Setoran harian di KLIP menjaga konsistensi untuk terus menulis.
  4. Banyak membaca, selalu luangkan waktu minimal 15 menit perhari untuk membaca. Menulis adalah proses menuangkan ide yang ada di kepala, sedangkan membaca adalah proses untuk mengisi ide tersebut ke dalam kepala. Kegemaran menulis tanpa kegemaran membaca akan terasa hambar seperti sayur tanpa garam.
  5. Banyak menonton atau mendengar podcast. Ini sama dengan membaca yang bermanfaat untuk mengisi kepala dengan ide dan gagasan. 

Lima langkah inilah yang mulai saya terapkan dalam rangka menemukan kepingan ide-ide berharga yang terpendam sangat jauh di dasar kepala. Lima metode ini cukup berhasil membawa saya terus konsisten menulis setiap hari. Dan saya pun semakin menyadari satu hal bahwa :

MENULIS BUKAN BICARA TENTANG BAKAT, TAPI MENULIS ADALAH KEAHLIAN YANG BISA DIASAH DAN DILATIH.