Konferensi Ibu Pembaharu

Ibu Profesional : Jadi Youtuber Yuk !

Day-2 Part 2 (Peringatan Satu Dekade Ibu Profesional)

Satu dekade Ibu Profesional dimeriahkan dengan pelaksanaan Konferensi Ibu Pembaharu. Disini hadir beragam rangkaian acara, termasuk sharing bersama empat belas narasumber. Para wanita hebat ini telah membuktikan dirinya bisa berkarya, berbagi dan berdampak bagi masyarakat luas.

Konferensi Ibu Pembaharu dilaksanakan secara virtual melalui laman http://www.konferensiibupembaharu.id. Untuk teman-teman yang ingin bergabung dalam kemeriahan acara ini dapat langsung mengunjungi laman tersebut.

Pada hari kedua ini, tanggal 18 Desember 2021, ada dua narasumber yang akan membagikan inspirasi pada kita. Mereka adalah Ibu Nur Yanayirah dan Mbak Siti Julaihah.

Sharing Moment Bersama Siti Julaihah

Siapa yang mau menjadi Youtuber? Yuk ngacungkan tangan.

Sesi sharing siang ini membuat mata yang mulai mengantuk kembali melek setelah Mbak Siti Julaihah, yang akrab dipanggil Mbak Juju, memulai sesi sharingnya. Beliau adalah pemilik chanel Youtube berjudul Ceceromed Kitchen yang sampai saat ini sudah memiliki 69 juta viewer dan 717 ribu subscriber. Wow …

Sharing Mbak Juju di acara 1 dekade ibu profesional
Sesi Sharing bersama Mbak Juju pemilik channel YT Ceceromed Kitchen

Mengapa Menjadi Youtuber?

Pandemi Covid-19 yang melanda dunia, termasuk negara Indonesia, mengubah banyak kebiasaan. Termasuk cara untuk mendapatkan penghasilan yang luar biasa.

Berdasarkan data pada tahun 2020, jumlah Orang Kaya Baru (OKB) di Indonesia meningkat tajam sebesar 61,7% yang didominasi oleh generasi Milenial.

Bagaimana ini bisa terjadi? Jawabannya karena mereka mendapatkan penghasilan besar sebagai influencer atau content creator dari platform media sosial seperti instagram, facebook, tiktok dan youtube.

Pada siang hari ini Mbak Siti Julaihah, yang akrab dipanggil Mbak Juju, akan membeberkan rahasia penghasilan fantastik yang dia dapatkan sebagai seorang Youtuber. Yang menjadi moderator sesi sharing acara Konferensi Ibu Pembaharu, satu dekade Ibu Profesional, siang ini adalah Ibu Indah Laras.

Mbak Juju memberikan alasan dan latar belakang dia mulai menggeluti bidang content creator di channel Youtube. Selain sebagai youtuber, Mbak Juju memiliki profesi sebagai seorang dosen. Selama masa pandemi, proses perkuliahan berubah menjadi daring. Hal ini menyebabkan Mbak Juju memiliki banyak waktu di rumah. Dia pun memanfaatkan waktu luangnya untuk mulai merintis channel Youtube Ceceromed Kitchen.

Channel ini mulai aktif sejak tahun 2019 dan mulai mendapatkan penghasilan dari Youtube (monetisasi) sejak tahun 2020 hingga saat ini. Mendapatkan penghasilan dari channelnya merupakan suatu kebanggaan tersendiri, karena berarti karya yang dia hasilkan memberikan manfaat bagi orang lain.

Memulai Upload Channel Youtube

“Mulai saja dulu dengan peralatan sederhana serta aplikasi gratisan,” pesan Mbak Juju kepada para content creator yang baru akan memulai channelnya. Ini penting karena jangan sampai kita menghasilkan dana yang besar padahal belum tau bahwa channel kita bisa berkembang atau tidak.

Beberapa hal dalam merintis channel Youtube, yaitu :

  • Mempersiapkan peralatan dan kebutuhan sesuai dengan isi video yang akan dibuat.
  • Memiliki kemampuan editing video
  • Menginstal aplikasi Youtube studio

Mengembangkan Channel Youtube

Berikut beberapa tips dari Mbak Juju untuk mengembangkan channel youtube, yaitu :

  1. Salah satu cara agar channel yang kita rintis bisa berkembang adalah memilih konten yang tepat. Hanya ada dua pilihan konten yang bisa berkembang di Youtube, yaitu konten mendidik dan konten hiburan. Yang paling baik adalah jika konten dalam channel kita bisa memuat kedua hal tersebut.
  2. Memilih topik content yang sesuai dengan passion serta keseharian kita. Mengembangkan channel youtube memerlukan usaha yang cukup panjang, sehingga saat kita melakukan hal yang memang sesuai dengan passion atau keseharian kita, tidak akan ada kata bosan dan menyerah dalam melakukannya.
  3. Menentukan tema yang konsisten. Ini penting karena youtube membentuk komunitas dari tayangan yang tampil di channel kita. Jika tema sering selalu berganti akan membuat alogritma pembentukan komunitas menjadi kacau.
  4. Melakukan upload video sebanyak mungkin dengan jangka waktu yang konsisten, paling baik setiap hari atau minimal seminggu 2 kali. Jangan lupa terus melakukan perbaikan terhadap kualitas video yang diupload.
  5. Membuat thumbnails yang menceritakan garis besar dari isi video.
  6. Melakukan share info video di channel kita secara rutin pada media sosial.

“Belajarlah dari Ide Orang Lain, Namun Jangan Menirunya.”

Siti Julaihah

Insight Dari Sharing Mbak Juju dalam Acara Satu Dekade Ibu Profesional

Saya paling menyukai sesi sharing ini karena Mbak Juju menyampaikan hal-hal yang dia lakukan selama ini dengan cara yang sangat sederhana dan mudah untuk memahaminya. Saat melihat dan mendengar kisahnya, rasanya mungkin dan sangat mudah untuk dilakukan. Akan tetapi pastinya perjuangan mengembangkan channel Youtube Ceceromed Kitchen yang dia lakukan tidak semudah kisah pada hari ini.

Selalu ada kemauan, kerja keras dan pantang menyerah untuk mendapatkan hasil memuaskan. Pesan terakhir Mbak Juju sebelum acara ditutupĀ  adalah :

“Jangan menjadikan uang sebagai tujuan akhir dari pembuatan channel Youtube. Tetapi jadikan channel Youtube sebagai sarana untuk membangun branding diri yang baik.”

Terima kasih buat sesi sharing hari ini. Acara dalam Konferensi Ibu Pembaharu, peringatan satu dekade ibu profesional, bukan hanya sekedar acara sharing tapi membuat kita menjadi lebih berwawasan.

 

error: Content is protected !!