Bunda Salehah

Bunsal #2 : 4. SMART dan Sumber Daya

Pada materi ke-4 di kelas Bunda Salihah ini, saya dan tim memiliki beberapa tugas yang harus dilaksanakan dalam rangka mulai menghidupkan ide yang sudah kami susun.

Rumah Watamana

Kami mulai membuat tujuan dari gerakan yang dilakukan, menstrukturkan apa yang akan dilakukan langkah per langkah dengan membuat peta roadmap milestone. Tak lupa membuat rumah untuk kegiatan yang akan dilakukan.

Untuk tugas-tugas ini, saya memulai dengan membuat rumah dahulu. Pilihan rumah yang harus dibuat adalah di website, media sosial dan channel online.

Agar bisa rumah dikenali maka identitas gerakan harus ada. Untuk itu saya membuat logo terlebih dahulu.

Beberapa kali utak atik logo, akhirnya keputusan jatuh pada logo berikut :

Filosofi logo :

  1. Dua bulatan berukuran besar dan kecil menggambarkan ibu dan anak dengan garis penghubung yang melambangkan kasih sayang dalam bentuk pelukan.
  2. Lingkaran jam menggambarkan waktu-waktu berharga yang harus dilalui dengan penuh makna bersama mereka.
  3. Dominasi warna kuning menggambarkan keceriaan untuk melalui itu semua.
  4. Jika dilihat sekilas gambar ini seperti wajah tersenyum yang melambangkan apa yang dilakukan bersama anak harus penuh dengan kegembiraan.

Saya baru membuat rumah untuk kegiatan watamana di media sosial instagram dengan alamat sebagai berikut : @watamana.23

Untuk korespondensi saya membuat alamat email sebagai berikut : watamana.23@gmail.com

Untuk pembuatan blog masih belum dilakukan karena kami akan fokus pada media sosial dahulu, mengingat keterbatasan sumber daya untuk mengelola itu semua.

Metode SMART

Tujuan dari kegiatan watamana dibuat dengan metode SMART dan tentu saja berkaitan dengan akar masalah yaitu fokus ibu yang terpecah (manajemen waktu) dan manajemen energi.

Untuk tahap permulaan dan saat ini saya juga masih dengan tim keluarga, maka saya berfokus pada akar permasalahan pertama yaitu terkait fokus ibu yang terpecah karena urusana bekerja di ranah publik dan urusan rumah tangga. Kami mengaitkan ini dengan cara ibu manajemen waktu.

Ibu yang bekerja harus membagi 24 jam nya untuk ranah publik, domestik dan pribadi. Kami membagi 24 jam ini menjadi 3 bagian, yaitu 8 jam bekerja, 8 jam waktu istirahat (tidur) dan 8 jam untuk domestik, keluarga terutama anak dan pribadi.

Berkaitan dengan itu semua, maka tujuan Watamana kami tuliskan sebagai berikut:

Bersama meraih keluarga yang berakhlak, mandiri dan kreatif dengan manajemen waktu 8 jam selama 12 bulan.

S = specific ⇒ (Meraih keluarga yang berakhlak, mandiri dan kreatif).

M = measurable ⇒ (Manajemen waktu 8 jam).

A = achievable ⇒ (Tujuan yang dibuat bisa saat ini dirasa akan bisa dilakukan dengan baik).

R = relevant ⇒ (Pelaksanaannya selama 12 bulan dirasakan cukup relevan dengan kondisi saat ini dimana ibu bekerja perlu penyesuaian yang lebih lama agar bisa konsisten menerapkan rencana program kedepannya).

T = time bound ⇒ (12 bulan).

Papan Kegiatan

Milestone

Setelah tujuan selesai ditentukan, sekarang saatnya membuat milestone untuk perjalanan selama 12 bulan. Kami memutuskan untuk membagikan dalam 4 quarter sebagai berikut:

Q1 = menyusun schedule, program kegiatan anak, program rumah tangga dan program pribadi.

Q2 = implementasi program kegiatan

Q3 = monitoring dan evaluasi

Q4 = learning and growth. Perbaikan berkelanjutan Q3.

Golden Rules

Untuk golden rules yang diterapkan dalam tim adalah sebagai berikut :

  • Berperan aktif dan memberikan pendapat untuk setiap kegiatan.
  • Melaksanakan program yang sudah disusun dengan sebaik mungkin.
  • Perbanyak ngobrol untuk brainstroming.

Keberhasilan program dari Watamana rencananya akan diukur dari pencapaian pelaksanaan program sebanyak minimal 60% bisa terlaksana dengan baik dan indeks kepuasan 50% dari semua pihak yang terlibat dalam program tersebut. Ini termasuk juga ada feedback kepuasan dari anak dan suami ibu yang terlibat dalam program ini.

Exit Point

Prosedur untuk exit point dari tim, jika nantinya tim ini membesar adalah jika tidak mengikuti program sebanyak 2 kali tanpa keterangan yang jelas, maka dianggap mundur dari kegiatan watamana.

Program

Beberapa rencana program yang akan dilaksanakan dari hasil brainstroming bersama tim. Ini akan dikaji lagi lebih lanjut dan dipilih program yang paling mungkin untuk dilaksanakan bersama tim keluarga.

  • Literasi bersama
  • Podcast ibu curhat
  • Playdate bersama anak
  • Sesi bercerita anak.
  • Ibu belajar tentang keluarga dan rumah tangga.

Demikian catatan tim watamana sebagai penerapan dari materi 4. Masukan dan saran jelas sangat kami harapkan demi kebaikan kegiatan watamana.

error: Content is protected !!